Berita  

Aksi 1.000 KM Ride for Palestine, Singgah di Semarang

aksi 1.000 km Ride For palestine singgah di Semarang

Semarangkita.id – Aksi solidaritas Ride for Palestine yang menempuh rute Surabaya–Jakarta tiba di Kota Semarang, Selasa (11/11/2025) sore. Rombongan pesepeda disambut hangat warga saat melintasi  dan transit di Jalan Kyai Saleh No 8, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang sekitar pukul 17.30 WIB.

Rombongan Peseda transit untuk istirahat dan sharing session dengan komunitas yang di Semarang sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Kendal. Event kemanusiaan ini dimulai dari 9 November hingga 15 November 2025 mendatang.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melepas 16 pesepeda dari berbagai komunitas dalam acara Ride for Palestine 2025. Acara pelepasan rombongan pesepeda ini digelar di Tugu Pahlawan, Minggu (09/11) pagi. Aksi solidaritas ini bertujuan untuk menyampaikan pesan kemanusiaan dari Surabaya ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI di Jakarta.

Sebagai informasi rencana rute yang akan ditempuh  yaitu dari Surabaya – Madiun – Yogyakarta – Semarang  – Brebes – Bandung – Jakarta  dengan target waktu tempuh tujuh hari. Dan dijadwalkan akan tiba di Gedung Kementerian Luar Negeri RI pada Sabtu, (15/11/2025) .

Warga Semarang menyambut kedatangan pesepeda dengan antusias. Menariknya sebagai bentuk dukungan atas aksi kemanusiaan ini, warga menyambut dengan mengibarkan Bendera Palestina, Bendera Indonesia dan mengenakan atribut yang berbau Palestina serta membawa poster yang bertuliskan dukungan untuk Palestina.

Kemudian Suryo Guritno Koordinator Ride for Palestine, memimpin peserta pesepeda dan warga yang menyambut kedatangan mereka untuk meneriakan free palestian. “Free free Palestine, Free free Palestine, Merdeka!

Kedatangan para pesepeda ini menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan untuk menggalang dana dan dukungan bagi rakyat Palestina. Mereka mengayuh ribuan kilometer membawa pesan perdamaian dan kepedulian terhadap korban agresi di Gaza.

Koordinator Ride for Palestine Suryo Guritno mengatakan, aksi ini tidak hanya dilakukan secara langsung di jalur Surabaya–Jakarta, tetapi juga terbuka bagi masyarakat luas melalui kegiatan Ride for Palestine Virtual. Melalui skema ini, masyarakat dapat ikut bersepeda secara mandiri di daerah masing-masing dengan jarak dan waktu yang telah ditentukan.

“Selain menyuarakan solidaritas, kegiatan ini juga menjadi sarana penggalangan donasi yang akan disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) dan Lembaga Manajemen Infaq (LMI),” ujar Suryo.

Menurutnya, perjalanan ini bukan sekadar olahraga jarak jauh, tetapi juga simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan penindasan. “Kami ingin menegaskan bahwa Palestina tidak sendirian. Indonesia bersama mereka,” tegasnya.

Para pesepeda rencananya akan menuntaskan perjalanan mereka di Jakarta sebagai titik akhir, di mana akan digelar doa bersama serta penyerahan hasil penggalangan donasi untuk Palesina.

Exit mobile version