Semarangkita.id – Lawang Sewu, salah satu monumen bersejarah paling terkenal di Kota Semarang, kini menghadirkan pengalaman unik bagi para wisatawan. Tak hanya menawarkan wisata arsitektur dan sejarah, bangunan bergaya kolonial ini kini juga membuka kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati sarapan pagi dengan konsep “Cita Rasa dan Sejarah Menyatu”.
Pengalaman ini memungkinkan pengunjung menikmati aneka menu sarapan di tengah suasana bangunan bersejarah yang megah yang tersedia setiap hari selasa hingga minggu mulai pukul 04.00 hingga 09.00 WIB. Terlihat banyak Sedulur Semarang memanfaatkan destinasi baru ini setelah lelah bersepeda pagi atau jogging.
Wangi Aroma kopi yang menusuk indera penciuman pengunjung dan hidangan khas Nusantara seperti bubur ayam, nasi ayam/nasi liwet, lontong sayur hingga roti panggang dan sajian kekinian mulai mengisi area terbuka dan teras Lawang Sewu yang siap membuat pengunjung tergiur. Menariknya satu porsi makanan beratnya di bandrol dengan harga Rp. 15.000 saja lur. Selain itu ada juga aneka gorengan seperti mendoan, tahu isi, pangsit dan masih banyak lainnya lur.
“Ini adalah salah satu inovasi kami agar wisata ke Lawang Sewu terasa lebih lengkap. Pengunjung bisa memulai pagi mereka di tempat yang penuh nilai sejarah, sembari menikmati sajian yang menggugah selera,” ujar salah satu perwakilan pengelola.
Sedulur Semarang yang ingin merasakan sarapan pagi yang berbeda dari biasanya, sarapan di Lawang Sewu bisa menjadi pilihan yang istimewa dan tak terlupakan lur. Mentari pagi yang menyusup dicela-cela jendela besar dari bangunan bersejarah ini, suasana tenang, serta udaara pagi hari yang segar membuat aktivitas sarapan di tempat ini terasa jauh dari hiruk pikuk kota lur.
Konsep baru dengan mengkombinasikan wisata kuliner dengan wisata bangunan bersejarah ini menambah daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Tak jarang orang datang ke tempat ini ingin merasakan suasana sarapan sambil menikmati pemandangan bangunan ikonik dari Kota Semarang.













