Berita  

Sudah Musim Kemarau Tapi Masih Sering Hujan? Ini Alasannya

indonesia sudah masuk musim kemarau tapi masih sering hujan

Semarangkita.id – Sudah masuk musim kemarau tapi kok masih sering hujan? ini bukan hal yang aneh lho lur, tapi suatu hal yang normal saja. Saat ini Indonesia masih masa peralihan, jadi belum semua wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Musim kemaru bukan berarti tidak ada hujan sama sekali ya lur, hujan tetap bisa terjadi, namun intensitas lebih jarang. Batas Kemarau adalah saat curah hujan kurang dari 50 mm per 10 hari (satu dasarian) dan berkelanjutan selama 3 dasarian berturut-turut. Jadi peluang hujan tetap ada meskipun musim kemarau.

Pada masa panacaroba, kondisi cuaca cenderung tidak menentu. Masih berpotensi terjadi hujan, bahkan terkadang hujan lebat disertai petir dan angin kencang, meskipun disisi lain suhu udara bisa terasa lebih panas pada siang hari.

Awal musim kemarau terjadi secara bertahap dan waktunya bisa berbeda di setiap wilayahnya, tergantung pada kondisi dinamika atmosfer dan iklim regional. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cukup cepat selama masa peralihan ini.

Bulan April masih fase peralihan, Faktanya awal april ini berdasarkan data BMKG baru 7,8% wilayah Indonesia yang sudah masuk musim kemarau. Selebihnya masih musim hujan, jadi wajar kalau daerahmu masih sering hujan lur.

Kemarau dibawa angin monsun Australia, bergerak dari selatan ke utara Indonesia. Prediksi BMKG bulan April -Mei daerah yang sudah masuk musim kemarau ada NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Bulan Juni musim kemarau terjadi di sebagian besar Sumatera. Bulan Juli kemarau terjadi di sebagian Kalimantan dan Sulawesi.

Exit mobile version