Amalan Sunnah 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah 1447 H

amalan sunnah di bulan Dzulhijjah

Semarangkita.id – Pemerintah telah menetapakan awal Dzulhijah 1447 H melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag RI) hari ini, Minggu (17/5/2026). Kementerian Agama (Kemenag) mengonfirmasi bahwa berdasarkan perhitungan astronomis, tanggal 1 Dzulhijjah 2026 jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Keputusan ini merujuk pada posisi hilal di wilayah Indonesia yang telah melampaui kriteria minimal yang ditetapkan oleh MABIMS.

Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang mulia, kemuliaannya setara dengan bulan Ramadan dan bulan haram lainnya yaitu Dzulqa’dah, Muharram dan Rajab. Bulan Dzulhijah kembali hadir sebagai momentum istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi pelaksanaan rukun Islam yang ke lima yaitu pelaksanaan ibadah Haji di Tanah Suci, bulan ini juga membuka kesempatan besar untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya melalui puasa sunnah Dzulhijah.

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

“Tidak ada amalan yang lebih mulia dari amalan yang dilakukan sepuluh hari pertama,” Para sahabat bertanya, “Tidak pula bisa ditandingi dengan jihad wahai Rasululah?,” beliau menjawab “walaupun dengan jihad, kecuali jika seseorang keluar berjihad lalu sesuatu membahayakan diri dan hartanya lantas ia kembali dakam keadaan tidak membawa apa pu “. (HR. Bukhori No. 969).

Amalan-amalan Sunnah di Awal Dzulhijjah

1-9 Dzulhijjah

  1. Puasa sunnah awal Dzulhijjah
  2. Perbanyak takbir mutlak tanpa dibatasi tempat dan waktu
  3. Perbanyak amalan sholeh seperti sedekah
  4. larangan potong kuku dan potong rambut bagi yang berkurban hingga hewan kurban di sembelih

9 Dzulhijjah

  1. Puasa Arafah
  2. Perbanyak takbir muqayyad (takbit setelah sholat)

10 Dzulhijjah

  1. Sholat Idul Adha
  2. Penyembelihan hewan Qurban
  3. Tidak diperbolehkan untuk puasa

Amalan Sunnah Lainnya yang dianjurkan saat Bulan Dzulhijjah

  • Memperbanyak Tilawah
  • Memperbanyak takbir
  • Memperbanyak Sedekah
  • Memperbanyak Do’a

Keutamaan Puasa Dzulhijjah

  • Pahala berlipat ganda
    Rasulullah SAW menegaskan bahwa satu hari berpuasa di sepuluh hari pertama Dzulhijjah setara dengan puasa setahun penuh (HR At-Tirmidzi).
  • Penghapus dosa dua tahun
    Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang (HR Muslim).

 

Exit mobile version